Banyak yang menganggap homeschooling
Indonesia masih sebatas wacana dan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan
pendidikan anak. Bahkan banyak yang menganggap bahwa HS atau homeschooling ini
hanya bertujuan untuk menaikkan gengsi. Padahal sebenarnya hal ini tidak
sepenuhnya benar. Memang ada beberapa orang yang memutuskan untuk melakukan
program HS tanpa pertimbangan yang matang. misalnya hanya karena sang buah hati
tidak mau lagi sekolah, bahkan ada juga yang hanya karena ikut-ikutan.
Padahal sebenarnya ada banyak manfaat
dari HS yang bisa didapatkan. Namun tentunya jika dijalankan sesuai dengan
kaidah yang seharusnya. Seperti misalnya :
- Mentor yang mengajar adalah mentor yang
berkualitas, baik dari sisi latar belakang pendidikan maupun dari sisi
kepribadian.
- Kurikulum yang dikembangkan harus
disesuaikan dengan kebutuhan. Baik dari sisi usia maupun dari sisi
pengajarannya. Karena masing-masing anak tentu memiliki minat dan bakat
yang berbeda-beda.
- Pastikan ujian yang diselenggarakan oleh
program HS ini bisa diakui oleh institusi pendidikan dimanapun.
Jika program HS yang Anda ikuti sudah
memenuhi kondisi dan kriteria diatas, maka tentu Anda bisa merasakan manfaat
homeschooling yang sebenar-benarnya. Tapi kondisi ini tentu hanya bisa
dipenuhi oleh homeschooling terbaik Indonesia, seperti Primagama
misalnya. Adapun manfaat yang dimaksud antara lain yaitu :
- Anak akan merasa lebih nyaman dalam belajar
dan mendapatkan langsung apa yang mereka butuhkan sesuai dengan bidang
yang mereka minati.
- Membuat anak lebih fokus belajar dan
mengerti apa yang mereka inginkan.
- Tercipta ikatan yang kuat antara anak dan
orang tua. Karena bagaimanapun HS tidak akan pernah berhasil tanpa peran
orang tua. Sehingga akan lebih baik jika HS ini dipilih oleh orang tua
yang salah satunya di rumah atau tidak bekerja.
Khusus untuk Homeschooling Primagama
Bandung sendiri, memiliki semua kriteria di atas. Jadi, sebelum program
dimulai, orang tua akan diajak berdiskusi sebelum dipilihkan kurikulum yang pas
bagi peserta didik. Tentunya tak banyak Homeschooling Indonesia yang
melakukan hal ini bukan? Diskusi ini tidak hanya melulu dilakukan dengan orang
tua, tapi juga dengan peserta didik. Sehingga tercipta sebuah pemahaman yang
sama antara orang tua, anak didik dan juga mentor.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar